Nama : Amruddin
NIM : 1115015002
Kelas : A 2011
Fakultas : Teknologi
Informasi dan Komunikasi
Universitas : Mulawarman
Kota : Samarinda
Soal UTS Sistem Keamanan
Komputer
Case Study:
Disuatu Non
Government Organization (LSM) anda ditunjuk menjadi Kepala Perencanaan
Teknologi Informasi dan Komunikasi. Total Staff ada 42 orang. Lingkungan sistem
operasi yang digunakan ada beragam baik itu laptop dan desktop.
Sistem operasi
desktop yang digunakan yaitu
1.
Mac OS X 10.6
2.
Ubuntu Linux 10.10
3. Windows 7,
Windows XP dan Vista
Untuk Server, OS
nya yaitu
1. FreeBSD +
Samba (untuk Windows networking)
Pertanyaan:
1. Jelaskan
langkah-langkah anda dalam mengaman aset teknologi informasi baik dari segi
sistem operasi, aplikasi organisasi, perilaku pengguna, jaringan lokal dan
internet. Buat gambar jika perlu
2. Perlukah antivirus
digunakan jika sistem operasi desktop dan laptop beragam? Bagaimana dengan
server yang menggunakan FreeBSD yang merupakan varian UNIX apakah perlu
dipasang antivirus? Perlukah anda menggunakan firewall dan sejenisnya?
Bagaimana anda menangani bila bujet NGO terbatas?
Kirim Via Email ke pagihari42@yahoo.com dan upload ke Blog
masing-masing dan mention ke @pagihari42. Waktu Pengerjaan 48 Jam dari anda menerima soal ini. Terima
kasih dan Sukses.
Soal Menyadur Dari Univ
Gunadarma
SOAL KEDUA
Buatlah sebuah Virus beserta Anti Virusnya atau penangannya (bukan
deepfrezze atau system restore) dan Print Screen berbentuk .JPG akibat dari
virus dan anti virus yang anda buat.
Kirim Via Email ke pagihari42@yahoo.com dan upload ke Blog
masing-masing dan mention ke @pagihari42.
Waktu Pengerjaan 48 Jam dari
anda menerima soal ini.
Jawaban
Soal
Pertama
1.
Langkah pertama yang saya lakukan adalah
membuat terlebih dahulu desain jaringan komputer yang di LSM tersebut.
Desainnya seperti gambar di bawah ini :
Struktur Jaringannya adalah :
·
Pada Router berfungsi sebagai firewall
atau pengaman. Supaya komputer di luar jaringan lokal tidak bisa sembarangan
masuk.
·
Pada Server yang merangkap sebagai server
database, printer sharing, ftp dan web. Sistem operasi yang digunakan adalah
FreeBSD, CUPS, Samba, Apache, dan PHP. Berguna database sebagai tempat
penyimpanan data keuangan, tetapi tidak langsung terhubung ke internet. Untuk
mencengah orang dari luar atau hacker di internet tidak bisa mengambil datanya.
Satu-satunya cara untuk penghubung data
sensitif tersebut adalah dengan melawati web server. Yang secara fisik setiap
komputer berbeda dalam penyimpanan data. Pada komputer server database di
install MySQL.
Berguna untuk printer sharing adalah
setiap komputer tidak perlu ada printer satu-satu. Jadi satu printer saja yang
di sharing untuk semua komputer. Pada komputer server di install CUPS.
Berguna untuk ftp adalah bisa saling
berbagi file antara komputer lain maupun server di jaringan lokal. Dengan
server di install Samba.
Berguna untuk web server adalah komputer
lain yang ada di internet. Bisa mengakses file sensitif database yang ada di
server melalui web browser. Dengan di server di install Apache dan PHP.
·
Untuk komunikasi antar sesama karyawan.
Bisa menggunakan Yahoo Messengger.
Aplikasi yang digunakan :
·
Router
o
Simtem Operasi : Mikrotik
·
Database, Printer Sharing, FTP dan Web.
o
Simtem Operasi : Linux FreeBSD
o
Aplikasi : MySQL, CUPS, Samba, Apache,
dan PHP.
·
Bagian Keuangan
Microsoft Windows 7 Ultimate, web
browser FireFox, Microsft Office 2010, dan program aplikasi keuangan MYOB v18.
·
Kepala Bagian / Eksekutif
Mac OS X 10.8 Mountain Lion
·
Karyawan biasa cukup Ubuntu 12.10
Perilaku Pengguna :
Perlu di buat peraturan tidak boleh
menggunakan internet pada waktu kerja. Kecuali pada istirahat. Tidak perlu
memasang speyware. Karena akan melanggar hak asasi mereka.
2.
Virus tidak hanya pada Windows. Tetapi
di linux juga ada virus sekitar 40an virus.
Masyarakat umum atau
awam hanya mengenal virus di windows saja. Karena 90 % penggunanya adalah
Sistem Operasi Windows (Windows XP, Vista, 7, 8 dsb).
Pembuat virus lebih tertarik membaut virus untuk windows saja.
Karena sistem keamanannya lebih rendah ketmbang linux. Dan orang awam lebih
banyak menggunakan windows.
Penyebaran virus bisa dari mana saja. Mulai dari internet, saling tukar data
melallui flash disk dan sebagainya.
Dengan itu, harus menginstal antivirus maupun
firewall. Sebagai contoh, dibawah ini berbagai antivirus ataupun firewall untuk
linux atau windows :
1. Avast! (freeware dan
commercial)
2. AVG (freeware dan
commercial)
3. Avira (freeware dan
commercial)
4. Bitdefender
(freeware dan commercial)
5. ClamAV (free open source
software)
6. Dr.Web (commercial)
7. Eset (commercial)
8. F-Secure
Linux (commercial)
9. Kaspersky Linux Security
(commercial)
10. Linux Malware Detect (free open source)
11. McAfee VirusScan Enterprise for Linux
(commercial)
12. Panda Security for Linux (commercial)
13. rkhunter
14. Sophos (commercial)
15. Symantec AntiVirus for Linux
(commercial)
16. Trend
Micro ServerProtect for Linux
(commercial)
17. Smadav (shareware)
18. Microsoft Security
Essentials (freeware dan commercial)
Jika bujet NGO terbatas, dapat digunakan anti virus gratis,
misalnya
Avast!, AVG dan Microsoft Security Essentials.
Soal
Kedua
Membuat virus disable
Task Manager dengan Notepad. Caranya adalah :
1.
Buka Notepad.
2.
Copy Script di bawah ini.
Set Aemr = CreateObject("Wscript.shell")
Aemr.RegWrite
"HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr",1,"REG_DWORD"
3.
Save As dengan nama Disable Task
Manager.vbs. Dengan pilih Save as type : All File. Lalu save virus tersebut di
sembarang tampat.
4.
Jalankan virus yang di save tadi.
Penyebabnya
:
Task
Manager akan disable atau tidak aktif.
Cara untuk mengaktifkan
kembali Task Manager yang di disable oleh virus tadi. Caranya yaitu :
1.
Buka Notepad.
2.
Copy Script di bawah ini.
Set Aemr =
CreateObject("Wscript.shell")
Aemr.RegWrite
"HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
\DisableTaskMgr",0,"REG_DWORD"
3.
Save As dengan nama Enable Task
Manager.vbs. Dengan pilih Save as type : All File. Lalu save antivirus tersebut
di sembarang tampat.
4.
Jalankan antivirus yang di save tadi.
Hasilnya
:
Task
Manager kembali enable atau aktif lagi.